Subrata, Waaritsiina Ilma (2026) Perancangan Pusat Kebudayaan Tionghoa di Pecinan Samarinda dengan Pendekatan Placemaking. Bachelor thesis, Institut Teknologi Kalimantan.
|
Text
15221037_COVER.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (288kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_statement_of_authenticity.pdf.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (222kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_approval_sheet.pdf.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (257kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_publishing_agreement.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (273kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_preface.pdf.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_abstract_id.pdf.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (473kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_abstract_en.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (462kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_table_of_content.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (680kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_illustrations.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (606kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_tables.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (202kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_chapter_1.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (478kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_chapter_2.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (731kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_chapter_3.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (474kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_chapter_4.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_conclusions.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (243kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_bibliography.pdf.pdf Restricted to Registered users only until 3 January 2028. Download (243kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_paper.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (260kB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_enclosure.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
15221037_presentation.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 3 January 2028. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kawasan Pecinan Samarinda merupakan salah satu saksi bisu perjalanan sejarah panjang yang merekam bertemunya budaya Tionghoa dan Kutai. Sayangnya, kondisi kawasan ini sekarang kian memprihatinkan akibat memudarnya identitas budaya,rusaknya bangunan-bangunan tua bersejarah, serta hilangnya ruang publik komunal tempat warga berinteraksi. Akibatnya, kawasan ini kehilangan daya hidupnya dan dibayangi oleh risiko kemunduran kota (urban decay). Masalah utamanya berakar dari tidak adanya fasilitas kebudayaan yang representatif untuk mendokumentasikan, merawat, dan menghidupkan kembali memori kolektif tersebut. Berangkat dari permasalahan, tugas akhir bertujuan untuk merancang sebuah Pusat Kebudayaan Akulturasi Tionghoa–Kutai. Didesain bukan sekadar sebagai ruang pameran statis, melainkan sebuah wadah pelestarian budaya, pusat edukasi informal, dan ruang interaksi sosial inklusif yang sekaligus dapat mendongkrak pariwisata lokal. Agar ruang publik yang tercipta benar benar hidup dan ramah bagi pengguna, perancangan ini menggunakan pendekatan Placemaking yang bertumpu pada empat pilar utama : uses & activities, access & linkage, comfort & image, serta sociability. Proses pengerjaan merujuk pada metode Programming and Designing dari William Peña dan Parshall. Pada fase analisis (programming), dilakukan penggalian masalah, survei lapangan, kajian preseden, serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat Pecinan Samarinda untuk memetakan kebutuhan ruang secara riil. Sementara pada fase sintesis (designing), hasil analisis tersebut ditransformasikan ke dalam gubahan arsitektur yang mengintegrasikan kelengkunan dinamis atap Tionghoa dengan pola lengkung konstruksi Rumah Tradisional Kutai ke dalam wujud denah, tampak, potongan, dan visualisasi tiga dimensi. Hasil akhirnya berupa rancangan gedung dua massa terpisah yang saling terhubung melalui halaman dalam (courtyard) yang aktif dan responsif terhadap iklim tropis. Kehadiran Pusat Kebudayaan ini diharapkan bisa memulihkan kembali jiwa tempat (sense of place) Pecinan Samarinda, menghidupkan iklim sosial warga, serta mempertegas jati diri multikultural Kota Samarinda.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > Arsitektur |
| Depositing User: | Waaritsiin Waaritsiina Ilma Subrata |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 07:03 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 07:03 |
| URI: | http://repository.itk.ac.id/id/eprint/26260 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
